Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Raja Malaysia Sultan Abdullah. Surat pengunduran diri itu dikirimkan pada Senin pukul 13.00 (24/2/2020) waktu setempat. Kantor Mahathir resmi mengonfirmasi pengunduran diri Perdana Menteri berjuluk Dr M ini, demikian melansir Malaysia Kini. Berikut terdapat daftar pertanyaan dan jawaban seputar pengunduran diri Perdana Menteri di Malaysia seperti melansir The Star:

1. Apa yang terjadi dengan surat pengunduran diri dari Perdana Menteri kepada Raja? Raja harus menerima atau menolak surat pengunduran diri dari Perdana Menteri. Baca juga: PM Malaysia Mundur, Mahathir Mohamad Trending di Twitter Indonesia

2. Apa yang terjadi ketika Perdana Menteri mengundurkan diri? Kabinet dibubarkan segera karena Perdana Menteri dan Kabinet memiliki tanggung jawab bersama. Yang Dipertuan Agung harus menunjuk PM baru, baik untuk permanen atau sementara. Tidak ada jangka waktu bagi Raja untuk melakukannya.

Silaturahmi Akbar FASTRA Tahun 2020
Silaturahmi Akbar Forum Aspirasi dan Partisipasi Masyarakat Sunter Agung

Raja dapat memilih PM dari anggota parlemen atau seseorang yang memiliki partai atau koalisi terbesar. Ini berarti seseorang dengan dukungan mayoritas di Dewan Rakyat. Raja memiliki kebijaksanaan yang sangat luas dan perannya sangat penting. Dia dapat menunjuk seorang pemimpin yang dia yakini bisa mendapat dukungan mayoritas dari parlemen atau Dewan Rakyat. 

3. Kapan biasanya PM memutuskan untuk mengundurkan diri? Skenario ini biasanya terjadi ketika partai Perdana Menteri meninggalkan koalisi yang berkuasa atau ketika dia merasa memiliki kewajiban moral untuk melakukan pengunduran diri. 4. Bisakah Raja membubarkan pemerintah? Jika Raja telah menunjuk seorang PM, Perdana Menteri itu kemudian dapat menyarankan Raja untuk membubarkan pemerintah dan menyerukan pemilihan umum. Raja hanya dapat membubarkan pemerintah atas saran Perdana Menteri, baik secara permanen atau sementara. Raja tidak bisa melakukannya sendiri karena dia terikat oleh konstitusi.

5. Bisakah PM yang mengundurkan diri terpilih kembali? Ya, jika dia memerintah mayoritas (dukungan) Dewan Rakyat atau Raja yakin dia bisa mendapatkan dukungan mayoritas secara penuh. Jawaban di atas dikonsultasikan dengan ahli Hukum Konstitusi, Emeritus, Prof Datuk Dr Shad Saleem Faruqi dari Universiti Malaya.

sumber berita : https://www.kompas.com/tren/read/2020/02/24/203000365/pm-malaysia-mahathir-mohamad-mengundurkan-diri-apa-yang-terjadi-selanjutnya