ANTARA – Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di permukiman padat penduduk Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara membangun citra yang humanis. Berawal dari tempat pembuangan sampah warga, kini setiap orang boleh berkunjung dan memanfaatkan semua fasilitas di sini secara gratis – bermain, berolahraga dan sebagainya.

BODY:
Puluhan anak-anak berlarian dengan lincah di halaman Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Sunter Muara di Jakarta Utara, Rabu sore, 20 November.

Bagi warga setempat, RPTRA ini adalah oase di tengah himpitan keramaian ibu kota yang menjemukan dan menjadi sarana untuk bermain serta bersosialisasi.

RPTRA Sunter Muara ini diresmikan pada Oktober 2017, berawal dari tempat pembuangan sampah warga yang kemudian meluas menjadi beberapa blok mulai dari lapangan futsal, perpustakaan, taman bermain anak, rumah produksi, hingga kebun hidroponik.

Pengembangan RPTRA didorong bantuan dana CSR Indonesia Power, anak Perusahaan Listrik Negara, sejak 2018 hingga 2019. Tak ayal, kehadiran ruang terbuka ini menambah denyut sosial warga di Kelurahan Sunter Agung yang terletak di pinggiran utara Jakarta.

Jauh sebelum tumbuh menjadi kawasan padat dan penuh industri properti seperti hari ini, Sunter Agung memang telah dikenal padat sejak lama.

SOT Danang Widjanarko
Lurah Sunter Agung
01.07 – 01.22
“Ini harapannya di sini nanti akan menjadi Oase Jakarta. Ini banyak gedung-gedung tinggi, kemudian jumlah penduduknya lumayan padat 6.600 (jiwa).”

Sunter agung tampaknya memang ditakdirkan menjadi kota yang ramai dan rumit. Namun, dengan kehadiran RPTRA ini perlahan membangun citra yang humanis. Setiap orang boleh berkunjung dan memanfaatkan semua fasilitas di sini.

Saat akhir pekan, warga yang berkunjung dan bermain akan lebih banyak. RPTRA Sunter Muara telah menjadi ruang bersama semua lapisan masyarakat, mulai dari bayi hingga lansia.

SOT Azizah
00.12 – 00.34
“Selain bisa meluangkan waktu positif, bisa banyak anak-anak main di sini karena indah tempatnya. (mbak rutin ajak adek ke sini?) rutin sih tiap hari kadang sama ayahnya Sabtu-Minggu.”

Kehadiran ruang publik terpadu ramah anak di tengah permukiman penduduk dengan berbagai fasilitas menjadi alternatif penyedia ruang publik yang bebas biaya dan bisa diakses semua lapisan masyarakat.

Pembangunan infrastruktur telah membuat kelurahan menjadi lebih dekat dengan warganya.

sumber berita : https://today.line.me/id/pc/article/RPTRA+Sunter+Muara+bersolek+menjadi+oase+di+pinggiran+Jakarta-ZkaqO7