Jakarta, Beritasatu.com – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terus mengejar pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara yang saat ini masih dalam pengecoran pondasi.

“JIS ini sekarang sedang menancapkan kaki pertamanya. Saat ini pengerjaan pondasi, persiapan kolom lantai dasar. Progresnya sudah 13 persen dari target 8 persen. Padahal awalnya ditargetkan hingga akhir 2019 baru mencapai 10 persen,” ujar Projects Director Jakarta International Stadium, Iwan Takwin.

Hal tersebut disampaikan Iwan, Kamis (19/12/2019) sore di Jakarta International Equestrian Park (JIEP) saat perayaan HUT Jakpro ke-19 dengan konsep semangat anak muda, di mana para karyawan Jakpro yang hadir mengenakan seragam SMA.

je-el.com

Rinto Setiawan II je-el.com II everything Vector

Bahkan saat Selasa (17/12/2019) ketika hujan deras turun, pihaknya melalui tim KSO sudah menata agar proses pengerjaan penempatan material tidak terpengaruh kondisi cuaca yang hujan.

“Saat itu kami sedang melakukan pengecoran penutup pondasi. Tim sapu bersih banjir stand by dengan pompa agar tidak sampai menganggu proses pengecoran,” ungkapnya.

Meski demikian Iwan optimistis pengerjaan dapat dijalankan tepat waktu dengan mengutamakan kualitas konstruksi dan pengerjaan yang mengutamakan keselamatan.

“Oktober 2021 kita harapkan selesai Stadion JIS ini. Kita bekerja seperti orang Jepang, setiap satu tahapan pekerjaan selesai, maka bagian meja tahapan tersebut harus tetap bersih agar tidak menganggu tahap berikutnya

Sementara itu, Kepala Divisi Manajemen Mutu & K3 PT Jakpro, Budi Sulistiana menyebutkan pihaknya sudah mendapatkan ISO 9001:2015 yang merupakan standar internasional manajemen mutu.

“Dengan ISO ini maka dokumentasi menjadi tersentralisasi. Single informasi, satu sumber yang terpercaya, bisa di audit kapan saja. Tujuannya kepuasan masyarakat Jakarta terhadap berbagai layanan Jakpro, dan ujungnya revenue streamline bertumbuh,” ujar Budi.

Tak hanya Jakarta International Stadium, pihak Jakpro melalui anak usahanya yakni PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) juga sudah menyiapkan water treatment plant di Kawasan Hutan Kota Penjaringan sejak Senin (16/12/2019) lalu.

je-el.com

Everything Vector

“Dengan adanya Instalasi Pengolahan Air ini maka dapat melayani masyarakat DKI Jakarta untuk keperluan air minum. WTP Hutan Kota yang dikelola oleh anak perusahaan JUP yaitu PT Jakpro Memiontec Air akan mendukung persediaan air minum ke wilayah DKI Jakarta terutama di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Sumber air baku dalam proses pengolahan air ini berasal dari Kanal Banjir Barat dan diolah menggunakan teknologi terkini sehingga menghasilkan air minum sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan dengan kapasitas produksi sebesar 500 Liter Per Second (LPS) yang disalurkan ke 2 (dua) wilayah di DKI Jakarta yaitu 180 LPS untuk disalurkan ke wilayah Jakarta Utara dan 320 LPS disalurkan ke wilayah Jakarta Barat

Harapannya WTP Hutan Kota ini dapat terus memberikan kontribusi positif bagi seluruh warga DKI Jakarta dengan kehandalan suplai baik secara kualitas, kuantitas maupun kontinuitas,” ujar Corporate Secretary & Legal Departemen Head PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP), Andika Silvanda dalam keterangan tertulisnya. 

 

sumber berita : https://www.beritasatu.com/megapolitan/591508/pembangunan-jakarta-international-stadium-jis-lebih-cepat-dari-jadwal