Ketua KPU Kota Jakarta Utara Abdul Bahder Maloko mengatakan, kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan animo masyarakat mengikuti tahapan penyelenggaraan pemilu berjalan damai. “Bagaimana agar pemilu berjalan langsung, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Terutama tidak berbau unsur SARA, hoaks, dan politik transaksional. Poin-poin penting itu yang mau kita angkat. Kampanye yang saling menghargai antar-masyarakat,” paparnya. Bahder juga berharap para peserta pemilu memahami ketentuan yang telah ditetapkan Peraturan KPU (PKPU) dan Peraturan Bawaslu. Sedangkan untuk masyarakat, harus saling menghargai perbedaan pendapat dan pilihan dalam pemilu. “Kalau patuh, insyaallah damai terwujud. KPU juga intens melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas maupun segmentasi, misalnya kepada forum warga, elemen perempuan, pemilih pemula, dan lain-lain,” tuturnya. sumber berita : https://wartakota.tribunnews.com/2018/10/20/deklarasi-pemilu-damai-di-sunter-agung-tangkal-hoaks-dan-sara